Cystatin C

Cystatin C adalah suatu protein spesifik berukuran kecil yang disekresi oleh semua sel berinti. Cystatin C dikeluarkan hanya melalui urine, difiltrasi bebas oleh glomerulus ginjal, tidak disekresi oleh tubulus ginjal dan tidak diserap kembali ke dalam tubuh, sehingga sangat baik untuk menentukan laju filtrasi glomerulus ginjal. Sekresi Cystatin C selalu konstan dalam darah, sehingga apabila terjadi peningkatan maka menunjukkan adanya gangguan filtrasi ginjal maupun fungsi ginjal.

Keuntungan Periksa Cystatin C

Beberapa penelitian klinis penyakit ginjal menyebutkan bahwa ditemukannya Cystatin C dalam darah menunjukkan peningkatan pada stadium awal penyakit ginjal kronis, sedangkan kreatinin baru akan meningkat pada stadium menengah. Berbeda dengan kreatinin, Cystatin C tidak dipengaruhi oleh usia, massa otot, jenis kelamin, ras dan diet makanan. Pada penderita sirosis hati,cystatin c menjadi penanda GFR yg lebih baik dari pada kreatinin karena konsentrasi kreatinin abnormal rendah pd pasien sirosis decompensated.

Sedangkan Produksi kreatinin dalam darah berubah signifikan menurut massa otot tubuh dan faktor dietetik. Kreatinin disaring melalui glomeruli, tetapi juga disekresikan oleh tubula-tubula ginjal. Sekresi tubular ini menyumbangkan sekitar 20% dari total ekskresi kreatinin oleh ginjal, dan bisa meningkat ketika GFR berkurang. Semua faktor ini menjelaskan mengapa konsentrasi kreatinin serum tidak menjadi parameter yang baik untuk penentuan GFR secara akurat, khususnya pada tingkat yang lebih rendah.

Kapan dan siapa?
Pemeriksaan Cystatin C dapat dilakukan setiap saat tanpa persiapan khusus maupun puasa dan tidak terbatas bagi orang yang mempunyai faktor risiko penyakit ginjal kronis, pasien dengan tekanan darah tinggi, Penderita DM, Individu dengan kelebihan berat badan, Perokok, dan Usia >50 tahun.

Nilai Normal
Kadar normal Cystatin C adalah 0,5-1,03 mg/l. Sebagai contoh, apabila kadar Cystatin C 0,9 mg/l maka setara dengan laju filtrasi glomerulus 93 ml/menit/1,73m2, yang merupakan nilai normal laju filtrasi glomerulus ginjal. Cystatin C 1,5 mg/l setara dengan laju filtrasi glomerulus ginjal 45 ml/menit/1,73m2, yang menunjukkan penurunan laju filtrasi glomerulus ginjal.

Segera Periksa untuk tahu masih sehat kah Ginjal Anda, Info Pemeriksaan Silahkan Hubungi Laboratorium Klinik Kimia Farma Terdekat di Kota Anda.

Kami peduli Kesehatan Anda

Deteksi Dini Kerusakan Ginjal dengan Cystatin C

Comments

comments

4 gagasan untuk “Deteksi Dini Kerusakan Ginjal dengan Cystatin C

  • 8 Maret 2018 pukul 13:00 am03
    Permalink

    Hasil tes Cystatin – C 1.18, bahayakah?

    Balas
    • 30 Mei 2018 pukul 13:00 am05
      Permalink

      Selamat pagi
      Untuk konsultasi hasil laboratorium kami sarankan silahkan datang ke Dokter/Klinisi.
      Terimakasih

      Balas
  • 7 Juni 2018 pukul 13:00 am06
    Permalink

    Ureum 16 mg/dl nilai rujukan 15-39
    Creatinin 1.2 mg/dl nilai rujukan 0.8-1.3
    Asam urat 5.4 mg/dl nilai rujukan 3.5-7.2
    Cystatine C 1.02 mg/L nilai rujukan 0.56-0.90

    Dengan hasil lab seperti ini kira-kira bagaimana kondisi Ginjal saya? Saya mohon arahannya.
    Terima kasih

    Balas
    • 26 Juli 2018 pukul 13:00 am07
      Permalink

      Selamat pagi. Untuk konsultasi hasil pemeriksaan laboratorium sebaiknya Anda berkonsultasi langsung ke Dokter.

      Terimakasih. Semoga sehat selalu.

      Admin (Webmaster)

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *