41 - CopyKimia Farma Diagnostika – Di tahun 2017, Hari Pendengaran Sedunia yang jatuh pada 3 maret, mengusung tema “Aksi untuk mereka yang kehilangan pendengaran dengan membuat investasi suara”. Tema ini dipilih karena dampak dari gangguan pendengaran dirasakan langsung dalam kehidupan seseorang. Apalagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran dari kanak-kanak. Keterampilan berbicara, komunikasi umum dan serta pencapaian pendidikan sangat menentuakan peluang kehidupan di masa depan. Pendengaran bisa dikatakan terganggu jika sinyal suara gagal mencapai otak.

Kegiatan pencegahan, skrining untuk identifikasi awal, serta rehabilitasi melalui perangkat pendengaran dan pendidikan bahasa isyarat adalah salah satu strategi untuk mengurangi gangguan pendengaran. Di Indonesia, gangguan pendengaran merupakan permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian lebih. Berdasarkan pada data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 1 dari 1. 000 kelahiran bayi di Indonesia alami gangguan pendengaran. Sering kali gangguan pendengaran sejak bayi tak terdeteksi dan baru diketahui saat anak berusia lebih dari satu tahun. Gangguan pendengaran bisa terjadi karena berbagai macam hal. Gangguan pendengaran umumnya disebabkan oleh faktor usia atau karena sering terpapar suara yang nyaring/keras.

Sumber : http://corporate.kimiafarmaapotek.co.id/entry/waspada-gangguan-pendengaran-yang-tak-terditeksi

Fakta Gangguan Pendengaran Di Indonesia

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *