Kimia Farma Diagnostika – Kelenjar Gondok di sebut juga dengan kelenjar Tiroid. Kelenjar ini terletak di leher, bagian bawah laring, disamping trakea/tenggorokan. Singkatnya, kelenjar Tiroid berbentuk kupukupu yang terletak pas di bawah jakun. dengan sayapnya pada salah satu sisi trakea (windpipe/batang tenggorokan). Kelenjar ini berfungsi sebagai pengikat iodida, sintetis hormon tiroid yang akan digunakan disetiap jaringan tubuh dan penyimpanan hormon tiroid.

Sedangkan fungsi hormon tiroid adalah untuk mengatur kecepatan metabolisme tubuh, mengatur produksi panas, mengatur pelepasan energi dalam otot, mengatur prtumbuhan dan differensiasi. Kurangnya fungsi tiroid membuat hormon dalam tubuh melambat. Dan kelebihan hormon tiroid meningkatkan faal tubuh yang melewati batas kewajaran. Perkembangan penyakit tiroid biasanya berjalan lambat dengan gejala yang tidak spesifik. Akibatnya, kesalahan dignosa sering kali terjadi jika hany melihat gejala klinisnya saja.

Penyakit Tiroid dibagi menjadi beberapa jenis.
1. Hipotiroidisme, Hipotiroidisme adalah kondisi terlalu sedikitnya hormon tiroksin yang diproduksi oleh kelenjar tiroid sehingga tubuh mengalami defisiensi. Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita (terutama lansia) dan memiliki gejala-gejala umum seperti konstipasi, kulit kering, kelelahan, kenaikan berat badan tanpa sebab jelas, serta lebih sensitif terhadap hawa dingin.
2. Penyakit gondok, Penyakit gondok adalah pembengkakan kelenjar tiroid yang umumnya menyebabkan benjolan pada leher. Selain benjolan yang menjadi gejala utamanya, penderita penyakit ini juga bisa mengalami perubahan suara, kesulitan bernapas dan menelan, serta rasa sesak pada tenggorokan.
3. Nodul tiroid, Nodul tiroid adalah benjolan padat atau berisi air yang timbul dalam kelenjar tiroid. Benjolan ini dapat berupa tumor jinak atau kista. Nodul tiroid jarang menyebabkan gejala sehingga umumnya hanya terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Namun jika nodul yang tumbuh cukup besar, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kesulitan menelan dan rasa sakit pada tenggorokan.

Pemeriksaan Laboratorium yang dapat digunakan untuk mengetahui fungsi teroid diantarnaya adalah:
FT3, FT4, TSHs, T3 total, T4 total, TRAb. Tirogolobulin, Anti Tirogolobulin, Anti TPO.

Mengenal Kelenjar Tiroid/Gondok

Comments

comments

Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *