Pemeriksaan HBV DNA

Apa itu HBV DNA?

HBV DNA adalah tes yang lebih sensitif dibandingkan dengan HBeAg untuk mendeteksi virus Hepatitis B di dalam aliran darah. Biasanya digunakan sebagai pemantauan terapi antiviral pada pasien dengan infeksi HBV kronis. Pemeriksaan HBV DNA (PCR) merupakan pemeriksaan dengan menggunakan teknologi amplifikasi asam nukleat virus untuk mengetahui ada atau tidaknya DNA virus Hepatitis B.

Kini Laboratorium Klinik Kimia Farma telah memasuki era biomolekuler dengan menyelenggarakan pemeriksaan PCR HBV DNA Kuantitatif. Pemeriksaan PCR HBV DNA Kuantitatif yang dilakukan di Laboratorium Klinik Kimia Farma telah menggunakan ruangan standar Lab PCR dan metode serta alat yang handal (Cobas Taqman 48).

Aspek Teknis Pemeriksaan HBV DNA

Cobas Taqman 48 (CTM 48) merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi muatan virus HBV DNA, HCV RNA, HIV RNA dalam darah pasien dengan teknologi PCR. Menggunakan reagen siap pakai, sehingga memberikan hasil yang akurat dan tervalidasi baik dari proses amplifikasi dan deteksi yang handal.

COBAS TaqMan HBV Test (High Pure System) Kinerja Test
Limit Deteksi (menggunakan Standar HBV dari WHO) 6 IU/mL (~ 35 copies/mL)
Spesifisitas 100%
Rentang Deteksi 29 – 110.000.000 IU/mL (~ 170 – 640.000.000 copies/mL)
Genotipe yang Terdeteksi Genotipe A-G dan Pre-Core Mutants
Spesimen yang Diperlukan 500µL Serum / Plasma EDTA

Penanganan Sampel (Koleksi, Transportasi, dan Penyimpanan)

Koleksi sampel

Darah (whole blood) dikoleksi dengan tabung:

  • BD SST Serum Separator
  • EDTA (anticoagulant)

Whole blood disimpan pada suhu 2-25 ̊ C, tidak boleh lebih dari 1 hari.

  • Segera sampel whole blood dibuat serum/plasma, dengan cara sentrifugasi pada 800-1600 x g (selama 20 menit)

Diperlukan data :

  1. Apakah pasien naïve (belum pernah mendapatkan terapi)
  2. Jika sudah pernah mendapatkan terapi,
  • Berapa lama terapi diberikan
  • Obat apa yang diberikan oleh klinisi

Transportasi Sampel

Suhu pengiriman untuk:

  1. Whole blood, 2-25 ̊ C
  2. Plasma dan serum, 2-8 ̊ C atau dibekukan pada suhu -20 ̊ C sampai -80 ̊ C

Perhatian: Sampel tidak boleh lisis

Penyimpanan Sampel

Suhu penyimpanan untuk serum dan plasma:

  1. Suhu ruang selama 3 hari
  2. 2 – 8 ̊ C selama 7 hari
  3. Dibekukan pada suhu -20 ̊ C sampai -80 ̊ C sampai dengan 6 minggu.

Pemeriksaan PCR HBV DNA ini memiliki keunggulan yaitu sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi serta rentang deteksi yang luas, serta mempunyai pengendalian kontaminasi secara berlapis untuk memastikan integritas sampel/data dengan mempercepat waktu pengerjaan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan PCR HBV DNA di Laboratorium Klinik Kimia Farma dapat menghubungi : Hening SP (081288291413) / Telp. 021- 3857245 Ext. 216-217

HBV-780b

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan