sakit-perut
Kimia Farma Diagnostika – Bulan Ramadhan telah usai. Berakhir pula masa puasa Ramadhan. Setelah sebelumnya tubuh kita mulai beradaptasi dengan pola makan saat puasa, kini tubuh kita harus kembali beradaptasi dengan pola makan yang baru kembali. Sebagian orang mungkin sudah berhasil beradaptasi dengan kondisi ini. Lebih mudah bagi mereka beradaptasi saat ini dibandingkan beradaptasi ketika memulai puasa. Namun bagi sebagian orang yang lainnya, adaptasi belum sepenuhnya berhasil.
Ini ditandai dengan belum teratur nya pola makan normal, atau perut mulai terasa mual bila mengkonsumsi sesuatu. Hal ini wajar saja terjadi daat tubuh mulai beradaptasi kembali setelah sebeluan penuh puasa. Berikut kami sajikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mempermudah tubuh dalam beradaptasi setelah berpuasa:

1. Konsumsilah air minimal 8 gelas per hari. Hal ini sangat penting guna memenuhi kebutuhan cairan tubuh, mengatasi dehidrasi, menghidrasi kulit, melancarkan pencernaan, melancarkan peredarah darah, dan mencegah batu ginjal.
2. Makan sedikit-sedikit tetapi sering. Kontrol porsi makan dengan piring yang ukurannya lebih kecil, secara otomatis porsi yang diambil akan lebih sedikit.
3. Jangan lupakan sarapan. Saat berpuasa, kita terbiasa melakukan santap sahur. Hal ini berguna untuk gula darah yang lebih stabil. Namun ketika kita sudah tidak lagi berpuasa, maka sarapan sangatlah penting. Karena sarapan menjadi pengganti sahur saat berpuasa.
4. Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayur dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat harian.

Demikian tips-tips yang dapat kami berikan. Pada hakikatnya, menjaga kesehatan tidak lah sulit. Bulan puasa menjadi pelajaran penting untuk lebih mengontrol diri dari segala hal yang tidak baik untuk tubuh bauk secara emosional, maupun fisik.

Tips Beradaptasi Setelah Puasa

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *