flu1
Kimia Farma Diagnostika – Musim hujan masih hinggap di Jakarta dan hampir merata diseluruh wilayah di Indonesia. Musim hujan atau disebut juga musim basah mempunyai ciri meningkatnya curah hujan dibandingkan biasanya. Memang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi kalau musim hujan di Indonesia terjadi sekitar bulan Oktober hingga Maret. Pada musim hujan, selain permasalahan banjir, biasanya muncul masalah kesehatan. Dua hal ini bisa jadi berbarengan, bisa juga tidak. Kali ini kami akan coba membahas penyakit-penyakit yang timbul ketika musim hujan tiba. Pertnyaan pertama yang mungkin muncul dibenak Sahabat KFD adalah, “kenapa di musim hujan banyak muncul penyakit?”

Pertanyaan ini memiliki banyak jawaban, tergantung dari penyakit yang ditimbulkan. Namun pada dasarnya, banyak nya penyakit yang muncul ketika musim hujan karena kita kehilangan obat alami dari penyakit tersebut. Obat tersebut bernama sinar matahari. Sinar matahari terbukti dapat membunuh virus, mikroba, jamur dan bakteri, sehingga menghambat penyebarannya. Sinar matahari juga meningkatkan pembentukan sistem kekebalan tubuh dengan baik, meningkatkan sirkulasi darah, menormalkan kadar kolestrol, mencegah osteoporosis, meningkatkan fungsi hati, dan banyak manfaat lainnya. Oleh karena itu, di musim hujan ini hendaknya kita lebih peduli kepada kebersihan lingkungan dan menjaganya agar dapat mengurangi resiko penyakit di musim hujan ini. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang sering dialami pada saat musim hujan tiba:

1. Influenza
Penyakit ini bisa dibilang penyakit yang paling sering muncul pada musim hujan. Penyakit flu, merupakan penyakit yang mudah menular. Disebabkan oleh virus RNA dari familia Orthomyxoviridae (virus influenza). Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini biasanya berupa demam, batuk membandel, serta nyeri disekujur tubuh.
2. Diare
Diare merupakan penyakit dimana tinja atau feses berubah menjadi lembek dan cair. Penderita diare biasanya sering mengeluhkan sakit perut, dan intensitas buang air besarnya meningkat dibanding biasanya. Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus, tetapi seringkali akibat dari racun bakteria.
3. Penyakit akibat jamur
Bagi daerah yang sering terkena banjir, penyakit yang disebabkan jamur menjadi penyakit yang paling sering terjadi ketika musim hujan. Penyakit jmaur pada manusia ada beberapa jenis. Diantaranya adalah tinea circinata atau tinea corporis, tinea favosa, panu, dan sporotrichosis. Tinea circinata sering disebut sebagai kurap dan disebabkan oleh jamur Corporis trichopyton, pada kulit biasanya berbentuk bulat seperti cincin disertai rasa gatal. Tinea favosa disebabkan oleh jamur Tricophyton schoenleinii yang ditandai dengan adanya bintik-bintik putih pada bagian kulit kepala yang nantinya akan membesar dan membentuk kerak yang berwarna kekuningan.
Sedangkan panu, disebabkan oleh jamur Malassezia furfur yang ditandai dengan adanya bercak-bercak pada bagian kulit yang disertai dengan rasa gatal ketika sedang berkeringat. Sporotrichosis disebabkan oleh jamur Sporotrichum schenckii yang memiliki gejala berupa benjolan di bawah kulit yang nantinya akan membesar dan menjadi radang.
4. Penyakit demam berdarah
Curah hujan yang tinggi biasanya akan memicu banyak genangan air, baik itu di jalan yang berlubang atau barang-barang bekas yang disimpan begitu saja di luar rumah. Hal ini menyebabkan berkembang pesatnya tempat perindukan nyamuk. Selain itu, barang-barang seperti kaleng bekas, bejana, atau tempat lain yang berisi air hujan merupakan tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, nyamuk penyebar penyakit demam berdarah (DBD), untuk bersarang dan bertelur.

Itu dia beberapa penyakit yang sering muncul saat musim hujan tiba. Agar tidak terjangkit penyakit tersebut, berikut adalah antisipasi yang dapat kita lakukan sendiri.
* Cucilah tangan dengan air bersih dan sabun. Pastikan Sahabat KFD mencuci tangan dengan benar ya.
* Melakukan gerakan 3M: menguras tempat penampungan air secara teratur, mengubur kaleng-kaleng bekas, dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat.
* Perbanyak mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur-sayuran.
* Menggunakan alat pelindung diri, misalnya masker penutup hidung dan mulut, memakai sepatu boot saat terjadi banjir untuk menghindari infeksi leptospira, dan memakai lotion anti nyamuk di wilayah rawan/endemis demam berdarah
* Menyimpannya pakaian di tempat yang tidak lembab atau sering-sering mengangin-anginkannya jika terlihat sudah mulai lembab.
* Periksakan diri anda jika sudah mulai merasakan gejala-gejala dari penyakit tersebut.

Sumber : 4muda.com

Waspadai Penyakit Yang Muncul Ketika Musim Hujan

Comments

comments

Tag pada:                            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *