Kimia Farma Laboratorium & Klinik

Suka Scroll TikTok di Toilet? Siap-Siap Kena Ambeien!

Pernahkah Anda berniat hanya sebentar ke toilet, tiba-tiba sudah menghabiskan waktu 15 menit lewat karena keasyikan scroll sosmed, balas chat, ataupun baca berita? Anda tidak sendiri. Berdasarkan penelitian dari Beth Israel Deaconess Medical Center (Boston, AS), kebiasaan bermain ponsel di toilet dapat meningkatkan risiko wasir hingga 46 persen, bahkan setelah disesuaikan dengan faktor usia, berat badan, pola makan, dan kebiasaan olahraga. Semakin lama Anda duduk di kloset, dapat memberikan tekanan lebih besar pada pembuluh darah di area anus dan rektum. Akibatnya pembuluh vena di sekitar anus melebar dan lama kelamaan bisa naik atau menonjol keluar (prolaps). Meskipun bukan suatu penyebab mutlak, namun durasi duduk lama merupakan faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan berhubungan dengan wasir.
Fenomena ini sudah umum di Indonesia. Toilet sudah menjadi fasilitas wajib di manapun Anda berada. Ditambah akses internet yang mudah, banyak orang menjadikan waktu di toilet sebagai me time dari kesibukan. Tanpa disadari, kebiasaan buruk yang bikin nyaman tersebut bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan sistem pencernaan dan memicu penyakit ambeien (hemoroid)Kebiasaan duduk lama di toilet juga sering disertai posisi mengejan pasif dikatakan dapat meningkatkan tekanan intraabdomen.
Apa itu Ambeien (Hemoroid)?
Ambeien (hemoroid) atau wasir adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah vena di daerah anus dan rektum bagian bawah, yang dapat menimbulkan benjolan, rasa nyeri, atau perdarahan saat buang air besar (BAB). Kondisi ini tidak selalu disertai nyeri, terutama pada ambeien dalam. Ambeien dapat dipicu oleh peningkatan tekanan di dalam perut akibat mengejan, konstipasi, atau duduk terlalu lama. Perlu diluruskan bahwa ambeien sebenarnya bukanlah “luka” atau “daging tumbuh”, melainkan pelebaran pembuluh darah vena..
Penyebab Ambeien (Hemoroid)
Wasir terjadi akibat pembesaran dan prolaps vena di daerah rektum dan anus, sebagai responnya terhadap tekanan berlebihan. Berikut faktor penyebab wasir:
 
  1. Terlalu lama duduk di dalam toilet
  2. Mengejan keras/feses keras
  3. Kurangnya mengkonsumsi makanan berserat
  4. Gaya hidup kurang gerak
  5. Obesitas
  6. Riwayat keluarga/predisposisi genetik
  7. Kehamilan dan proses persalinan
  Gejala Penyakit Ambeien (Hemoroid)
1. Ambeien Dalam
Pada gejala ambeien dalam biasanya tidak terasa nyeri, hanya saja terasa tidak nyaman setelah mengejan saat BAB. Gejala lain diantaranya benjolan muncul ke luar anus, BAB berdarah namun tidak sakit, dan Pendarahan berulang tetap memerlukan evaluasi medis untuk menyingkirkan penyebab lain seperti fisura ani atau keganasan kolorektal.
2. Ambeien Luar
Berikut gejala ambeien luar yang sering dialami kebanyakan orang:
  • Nyeri pada anus
  • Berdarah ketika BAB
  • Rasa perih di sekitar anus
  • Adanya benjolan dan pembengkakan di area anus
  • Gatal di area sekitar anus
Perlu diperhatikan jika terdapat nyeri hebat mendadak dapat menandakan trombosis hemoroid dan memerlukan penanganan medis.
Cara Mencegah Ambeien (Hemoroid)
1. Banyak Mengonsumsi Maknanan Berserat
Ambeien sering muncul karena Anda terlalu keras mengejan saat BAB, biasanya akibat kurang mengonsumsi makanan berserat, sehingga mengakibatkan Anda mengalami kesulitan saat BAB. Asupan serat yang dianjurkan berkisar 25-38 gram per hari dari sayur, buah, dan biji-bijian.
2. Penuhi Cairan Tubuh
Dengan memenuhi cairan tubuh seperti banyak minum air putih, jus buah, dan sup bening dapat membantu serat dalam makanan bekerja lebih baik. Anda perlu  minum 6-8 gelas air putih setiap hari untuk mempertahankan feses agar tetap lunak dan lancar saat BAB. Perlu diingat, kebutuhan cairan dapat meningkat pada cuaca panas atau aktivitas fisik tinggi.
3. Hindari Menunda BAB & Hindari Duduk atau Jongkok Terlalu Lama
Setiap Anda menunda BAB, maka feses akan tertahan lebih lama di dalam usus, otomatis usus besar menyerap kandungan air dari kotoran Anda. Alhasil, feses Anda menjadi padat dan sulit dikeluarkan. Idealnya, durasi BAB tidak lebih dari 5 menit.
4. Hindari Mengejan Terlalu Keras
Ketika Anda mencoba mengeluarkan feses dengan mengenjan keras, hal tersebut dapat memberikan tekanan besar bagi pembuluh darah di rektum, sehingga mengakibatkan ambeien (hemoroid). Biasakan BAB tanpa paksaan dan perbaiki pola makan untuk mencegah konstipasi.   5. Rajinlah Berolahraga
Dengan rutin berolahraga dapat mencegah obesitas, menurunkan berat badan, dan konstipasi yang menjadi faktor risiko timbulnya ambeien (hemoroid). Salah satunya adalah aktivitas ringan seperti jalan kaki 30 menit per hari sudah dapat memberikan manfaat.
Kapan Harus Ke Dokter?
Disisi lain, ambeien (hemoroid) memiliki tingkat keparahan sebagai berikut:
  • Tahap 1
BAB berdarah/disertai tetesan darah merah segar saat BAB. Biasanya pembengkakan/benjolan terjadi di dalam (internal hemorrhoid).                                                           
  • Tahap 2
Terdapat benjolan yang keluar tiap BAB, namun bisa masuk dengan sendirinya saat berhenti mengejan tanpa perlu tindakan khusus.
  • Tahap 3
Benjolan akan keluar saat mengejan dan harus dilakukan pemasukkan benjolan dengan bantuan dorongan dari luar karena benjolan tidak bisa masuk secara otomatis.
  • Tahap 4
Terdapat benjolan keluar, nyeri luar biasa, terjadi pendarahan serta tidak bisa didorong kembali. Membutuhkan tindakan operatif.
Jika Anda yang mengalami tingkat keparahan ambeien (hemoroid) tahap 1-4, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar tidak memperparah kondisi sistem pencernaan Anda. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi dan kebutuhan operasi.
Mitos dan Fakta Mengenai Ambeien (Hemoroid)
Mitos Fakta
Ambeien hanya terjadi pada orang tua. Orang tua atau lansia memiliki risiko lebih besar terkena ambeien. Disisi lain, anak muda juga dapat terkena penyakit tersebut. Terdapat beberapa penyebab anak muda mengalami ambeien seperti duduk dengan posisi yang lama dalam dalam jangka waktu panjang, jarang berolahraga, dan mengonsumsi makanan rendah serat.
Ambeien bisa menyebabkan kanker. Ambeien bukanlah kondisi yang dapat berubah menjadi kanker. Gejala ambeien seperti pendarahan saat BAB terkadang mirip dengan gejala kanker rektal. Jika Anda mengalami pendarahan yang tidak kunjung membaik, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.
Ambeien hanya bisa disembuhkan dengan operasi.  Penyakit ambeien dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat-obatan, apabila tingkat keparahannya masih berada di tahap 1. Selain itu, dengan melakukan perubahan gaya hidup yang lebih baik. Apabila tingkat keparahan ambeien berada pada tahap 2-4, perlu melakukan tindakan operasi.
Makanan pedas menyebabkan ambeien. Jenis makanan yang dapat memicu ambeien bukan karena rasa pedasnya, melainkan karena rendah serat. Makanan pedas sering dikonsumsi bersama gorengan atau mie instan yang minim serat, sehingga feses menjadi keras dan membuat Anda cenderung mengejan terlalu keras saat BAB.
Kebiasaan toilet scrolling mungkin terasa menyenangkan, tetapi bisa berdampak serius pada kesehatan Anda. Batasi waktu di toilet, perbanyak konsumsi makanan berserat dan air putih, serta jaga pola hidup agar terhindar dari risiko ambeien. Ingat, ponsel bisa menunggu tapi kesehatan Anda tidak. Periksakan kesehatan diri Anda hanya di Kimia Farma Laboratorium & Klinik.      
  • CNN Indonesia. (2025, 9 September). Awas, kebiasaan main HP saat BAB bisa picu penyakit ini. Diakses dari https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20250909140629-255-1271690/awas-kebiasan-main-hp-saat-bab-bisa-picu-penyakit-ini
  • Desmayanti, A. (2023). KAJIAN ETNOMEDISIN, FITOKIMIA, DAN FARMAKOLOGI DARI TANAMAN OBAT UNTUK WASIR: REVIEW: STUDY OF ETHNOMEDICINE, PHOTOCHEMICAL, AND PHARMACOLOGY OF MEDICINAL PLANTS FOR HEMORRHOIDS. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(2), 579-596.
  • Hermawan, N. A., Herwadi, S. P., Salsabilla, G., Sulastri, A., Wahdini, R., Salasa, S., … & Puspita, A. P. W. (2025). Tinjauan Sistematis Terhadap Efektivitas Berbagai Metode Pengobatan Wasir. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 16(1), pdf-pdf.
  • Pitaloka, I. (2019). Peran Apoteker dalam Pengobatan Wasir. Majalah Farmasetika, 3(5), 101-107. doi:https://doi.org/10.24198/farmasetika.v3i5.19337
  • Ramprasad, C., Wu, C., Chang, J., Rangan, V., Iturrino, J., Ballou, S., Singh, P., Lembo, A., Nee, J., & Pasricha, T. (2025). Smartphone use on the toilet and the risk of hemorrhoids. PloS one, 20(9), e0329983. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0329983

Gabung Whatapps Group

Gabung Whatsapp Group

 

Gabung Whatsapp Group

Gabung Whatsapp Group