Kimia Farma Laboratorium & Klinik
GELORA🔥 Promo Oktober untuk GARDA 🛡️ Terdepan Perlindungan Kesehatan💪🏻
Kimia Farma Laboratorium & Klinik Bersama Pfizer Indonesia Perkuat Edukasi Pencegahan Pneumonia bagi Jemaah Haji & Umroh
Bandung, 29 September 2026
Kimia Farma Laboratorium & Klinik resmi menjalin kerja sama dengan PT Pfizer Indonesia dalam program edukasi dan pencegahan penyakit pernapasan, khususnya pneumonia. Kerja sama ini dituangkan dalam Collaboration Agreement yang berlaku sejak 24 Agustus 2026 dan akan berjalan selama enam bulan, hingga 28 Februari 2027.
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman, akses, dan kepatuhan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit pernapasan. Sasarannya mencapai hingga 12.000 individu, yaitu masyarakat berusia di atas 60 tahun serta individu berusia 18-59 tahun dengan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung iskemik, asma, dan PPOK. Seluruh kegiatan edukasi dikelola dan dilaksanakan oleh dokter dan perawat KFD.
Materi edukasi yang disiapkan bersifat non-promosional dan ditujukan bagi masyarakat awam. Materi disebarluaskan melalui brosur, roll up banner di seluruh outlet Kimia Farma Laboratorium & Klinik, konten media sosial, serta pesan WhatsApp kepada pasien KFD yang memenuhi kriteria. Selain edukasi digital, program ini juga mencakup rangkaian health talk
Health talk yang diadakan untuk calon jemaah haji dan umrah dengan tema “Pentingnya Vaksinasi Pneumonia untuk Jemaah Haji/Umroh” mengingat risiko infeksi saluran pernapasan yang meningkat selama ibadah di tengah kerumunan.
Pfizer Indonesia berperan memberikan masukan isi materi, meninjau aspek ilmiah, serta mendukung pelaksanaan kegiatan. Sementara itu, KFD berkewajiban untuk mengembangkan materi edukasi dan menyampaikan informasi terkait adanya edukasi kepada masyarakat awam.
Melalui kolaborasi ini, Kimia Farma Laboratorium & Klinik berharap dapat terus menjadi mitra kesehatan terpercaya yang mendekatkan edukasi pencegahan kepada masyarakat, dari lansia dan penderita penyakit kronis hingga pekerja dan calon jemaah haji dan umrah, sehingga kesadaran akan pentingnya pencegahan pneumonia dapat meningkat di seluruh Indonesia.


