Kimia Farma Laboratorium & Klinik

Mata Anda Sering Perih? Jangan Abaikan Sinyal Kekurangan Vitamin

Mata adalah organ yang paling setia bekerja untuk Anda, dari bangun tidur hingga menjelang tidur lagi. Wajar jika mata Anda sering terasa lelah, perih, atau penglihatan menjadi buram padahal baru sebentar menatap layar. Menurut data BPS (2025), ada lebih dari 145 juta penduduk Indonesia yang bekerja. Itu artinya, sebagian besar masyarakat Indonesia berisiko mengalami gangguan mata karena sering terkena paparan layar. Banyak orang mengira dengan menggunakan kacamata atau pemeriksaan mata rutin dapat menyelesaikan masalah. Padahal, ada satu hal penting yang terlupakan untuk menjaganya yaitu nutrisi untuk mata. Paparan layar berlebih dapat mempercepat kelelahan mata, tetapi kondisi ini dapat diperberat bila disertai defisiensi nutrisi tertentu.
 
Kenapa Mata Butuh Vitamin?
Mata bukan hanya sekedar kamera alami tubuh, tapi juga bertugas dalam menangkap cahaya, membedakan warna, lalu mengirimkan sinyal ke otak yang melewati saraf optik. Agar seluruh prosesnya lancar, mata butuh bahan bakar dari Vitamin. Vitamin B dan C termasuk bahan bakar yang paling penting karena bisa menjaga saraf mata tetap sehat sekaligus melindungi jaringan mata dari kerusakan oksidatif. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan gangguan fungsi mata meskipun struktur mata tampak normal pada pemeriksaan awal.
Peran Vitamin B untuk Saraf Mata
Vitamin B terutama Vitamin B12 sangat penting untuk menjaga saraf optik agar tetap sehat. Jika tubuh kekurangan Vitamin B12, saraf optik bisa melemah atau terganggu. Dampaknya mulai dari pandangan kabur, mata cepat lelah, hingga risiko kerusakan permanen. Selain itu, Vitamin B2 (riboflavin) berperan penting karena dapat mencegah katarak. Efek gabungan dari berbagai jenis Vitamin B dapat membantu menjaga kejernihan lensa dan melindungi sistem penglihatan. Defisiensi Vitamin B12 dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan neuropati optik yang bersifat progresif.
Vitamin C Sebagai Perisai Antioksidan Untuk Mata
Selain terkenal sebagai penjaga daya tahan tubuh, Vitamin C berperan besar dalam kesehatan mata. Vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan dan menjadi perisai dalam melawan radikal bebas yang bisa merusak retina dan lensa mata. Selain itu, Vitamin C dapat memperkuat pembuluh darah kecil di retina, membantu pembentukan kolagen di kornea, dan bisa memperlambat munculnya katarak. Singkatnya, Vitamin C dapat membantu mata lebih kuat dan sehat. Kadar Vitamin C yang rendah dikaitkan dengan peningkatan sres oksidatif pada jaringan mata.
Tanda Mata Anda Kekurangan Vitamin
Berikut beberapa tanda yang mungkin muncul jika tubuh Anda kekurangan Vitamin dan mata mulai bermasalah:
  • Pandangan blur, terutama pada malam hari
  • Sulit membedakan warna
  • Mata cepat lelah
  • Lebih sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
  • Lensa mata mulai menunjukkan keruh atau sinyal awal katarak
  • Kehilangan kemampuan kecil pada area penglihatan (termasuk bagian perifer)
Tanda-tanda ini bukan selalu menandakan penyakit mata yang berat, tetapi dapat menjadi sinyal awal bahwa mata membutuhkan perhatian lebih. Keluhan yang menetap atau semakin berat tetap memerlukan evaluasi media lanjutan.
Perlukah Pemeriksaan Mata Sekaligus Cek Vitamin?
Pemeriksaan mata sangat disarankan untuk mendeteksi penyebab gangguan penglihatan secara lebih akurat seperti mengukur ketajaman penglihatan, tekanan bola mata, dan kondisi retina seringkali belum cukup untuk mendeteksi gangguan yang berasal dari kekurangan Vitamin. Dengan menambahkan pemeriksaan darah untuk kadar Vitamin B12 dan Vitamin C, dokter dapat mengetahui adakah kekurangan nutrisi yang memicu masalah mata. Dengan begitu, penanganannya bisa lebih tepat bukan sekedar kacamata atau obat tetes, tetapi asupan Vitamin sangat diperlukan. Berdasarkan penelitian, pasien dengan gangguan mata ringan yang tidak membaik cukup dengan terapi sederhana dan bisa jadi butuh asupan Vitamin. Evaluasi nutrisi menjadi penting pada pasien dengan keluhan mata ringan yang tidak membaik dengan terapi konvesional.
Tips Menjaga Kesehatan Mata
Menurut Kemenkes terdapat beberapa tips untuk menjaga kesehatan mata, berikut:
1. Menjaga jarak pandang
Ketika menggunakan smartphone, pastikan jarak pandang Anda berada sekitar 40-50 cm dari layar. Dengan menjauhkan mata dari layar gawai, maka paparan cahaya yang diterima mata dari layar gawai dapat berkurang. Postur tubuh yang baik juga berperan dalam mengurangi kelelahan mata.
2. Mengurangi kecerahan layar
Dengan mengurangi tingkat kecerahan layar pada gawai yang sedang digunakan. Hal ini juga dapat membantu mata agar tidak cepat lelah akibat paparan cahaya dari layar gawai atau smartphone. Gunakan mode malam atau filter cahaya biru bila tersedia.
3. Melakukan rule 20-20-20 saat menggunakan gadget 
Disisi lain, penggunaan smartphone, berlebihan juga bisa memicu Computer Vision Syndrome (CVS) atau keluhan mata. CVS bisa menimbulkan mata kering, sakit kepala, serta nyeri leher. Cara mencegah hal tersebut dengan melakukan aturan 20- 20-20 yaitu 20 menit menatap layar, selanjutnya mengalihkan pandangan sejauh 6 meter selama 20 detik. Aturan ini membantu merilekskan otot mata secara berkala.
4. Relaksasi mata
Anda dapat melakukan relaksasi mata dengan cara menggosok-gosok kedua tangan kemudian meletakkan hangatnya tangan di atas kelopak mata yang terpejam atau dengan memijat pelan kedua pelipis. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban kerja mata Anda.
Mitos dan Fakta Kesehatan Mata
Mitos Fakta
Kacamata sudah cukup untuk mengatasi masalah mata. Kacamata hanya membantu penglihatan lebih jelas. Jika terdapat masalah karena kurang Vitamin (misalnya B12), tetap perlu asupan nutrisi.
Makan wortel saja sudah cukup menjaga mata tetap sehat. Wortel memang mengandung Vitamin A, tapi kesehatan mata juga butuh Vitamin lain seperti Vitamin B dan Vitamin C untuk saraf optik dan antioksidan.
Vitamin hanya berguna untuk daya tahan tubuh, bukan untuk mata. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang  melindungi retina dan lensa serta Vitamin B12 dapat menjaga kesehatan saraf optik.
 
 
Kesimpulan
Mata bekerja tanpa henti setiap hari, jadi wajar jika sering terasa lelah atau mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan fungsi. Menjaga kesehatan mata tidak hanya dengan kacamata atau pemeriksaan rutin, tetapi juga perlu dukungan nutrisi dari dalam tubuh. Vitamin B berperan penting menjaga saraf optik tetap kuat, sementara Vitamin C bertindak sebagai antioksidan yang melindungi retina dan lensa dari kerusakan.
Lakukan pemeriksaan mata serta pemeriksaan kadar Vitamin B12 dan Vitamin C untuk memastikan mata tetap mendapat nutrisi yang dibutuhkan hanya di Kimia Farma Laboratorium & Klinik. Pendekatan komprehensif antara pemeriksaan mata dan evaluasi nutrisi dapat membantu menjaga kesehatan mata secara maksimal.                    

Gabung Whatapps Group

Gabung Whatsapp Group

 

Gabung Whatsapp Group

Gabung Whatsapp Group