Kimia Farma Laboratorium & Klinik
GELORA🔥 Promo Oktober untuk GARDA 🛡️ Terdepan Perlindungan Kesehatan💪🏻
Pilek dan Influenza Ternyata Berbeda!
Influenza (flu) dan pilek sering dianggap penyakit yang sama oleh banyak orang. Meskipun sama-sama penyakit pernapasan menular, nyatanya pilek biasa dan flu memiliki perbedaan yang signifikan dari penyebab, gejala hingga keparahan penyakitnya.
Perbedaan yang tidak disadari ini sering mengakibatkan kesalahan dalam penanganan.
Oleh karena itu penting untuk mengetahui secara detail apa saja perbedaan yang signifikan agar kita bisa segera memutuskan kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Baik Flu maupun pilek tetap tidak bisa dianggap sepele terutama pada pasien dengan kondisi medis tertentu, bayi, ibu hamil, hingga lansia. Pantau gejala dan tanda bahaya yang mungkin bisa terjadi dan segera hubungi tenaga kesehatan untuk berdiskusi terkait penanganan yang tepat. Selain itu lakukan pencegahan dengan tepat untuk mengindari penyebaran yang lebih luas dan komplikasi pada flu.
Untuk menjaga kesehatan tetap terpantau dengan baik, dapat melakukan pemeriksaan dan vaksinasi influenza di Kimia Farma Laboratorium & Klinik yang menyediakan layanan pemeriksaan terpercaya.
Influenza (Flu)
Influenza (Flu) adalah penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan, yaitu hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, C dan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat, bahkan berakibat fatal terutama pada bayi dan balita dapat berujung komplikasi.Penyebab Influenza (Flu)
- Influenza A: Penyebab paling umum dari wabah flu dan pandemi global. Subtipe virus ini, seperti H1N1 dan H3N2, sering berubah, menyebabkan kebutuhan vaksin yang berbeda setiap tahun.
- Influenza B: Umumnya menyebabkan wabah yang lebih lokal dan biasanya lebih ringan dibandingkan dengan influenza A.
- Influenza C: Penyebab gejala flu yang paling ringan dan tidak menyebabkan wabah.
Gejala Influenza (Flu)
Orang yang terkena flu sering kali mengalami beberapa atau seluruh tanda dan gejala berikut:- Demam atau merasa meriang/menggigil
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Hidung meler atau tersumbat
- Nyeri otot atau pegal-pegal di seluruh tubuh
- Sakit kepala
- Kelelahan (rasa sangat lelah)
- Pada anak-anak mungkin mengalami muntah dan diare
Waktu Munculnya Gejala Influenza (Flu)
Seseorang bahkan dapat menularkan flu bahkan sebelum dia menyadari bahwa dirinya sedang sakit. Penelitian menunjukkan bahwa, orang yang menderita flu paling mudah menularkan penyakit pada 3 hari pertama masa sakitnya. Sebagian orang dewasa yang sehat dapat menularkan penyakit kepada orang lain mulai dari 1 hari sebelum gejala muncul hingga 5-7 hari setelah jatuh sakit. Sedangkan anak-anak kecil yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, dapat menularkan penyakit dalam jangka waktu yang lebih lama.Pencegahan Influenza (Flu)
- Vaksinasi: Vaksin Influenza terbukti dapat mengurangi risiko penyakit akibat flu serta komplikasi yang berpotensi serius hingga menyebabkan rawat inap atau bahkan kematian.Vaksin influenza diperbarui setiap tahun dan menjadi vaksinasi tahunan yang sangat dianjurkan.
- Menjaga jarak dari orang yang sakit
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin
- Sering mencuci tangan
- Hindari menyentuh wajah untuk mencegah penyebaran virus ke mata, hidung, dan mulut.
Pilek (Common Cold/Selesma)
Selesma atau common cold atau yang lebih dikenal pilek biasa adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernafasan bagian atas (hidung dan tenggorokan). Kelompok virus yang menyerang sendiri cukup beragam, namun paling umum yaitu rhinovirus. Umumnya, selesma sembuh dalam waktu beberapa hari. Bahkan tanpa obat-obatan medis pun akan membaik dengan sendirinya.Gejala Pilek Biasa (Common Cold/Selesma)
Diawali dengan gejala sakit kepala, bersin, rasa menggigil, dan nyeri tenggorokan, kemudian diikuti oleh gejala lanjutan berupa:- Keluarnya cairan hidung (ingus)
- Hidung tersumbat
- Batuk
- Mata berair
- Rasa tak enak badan
Waktu Munculnya Pilek Biasa (Common Cold/Selesma)
Umumnya tingkat keparahan gejala meningkat dengan cepat dan mencapai puncaknya pada 2-3 hari setelah infeksi dengan rata gejala berkisar 7-10 hari, meskipun beberapa gejala menetap lebih dari 3-5 minggu.Pencegahan Pilek Biasa (Common Cold/Selesma)
- Cuci tangan dengan sabun
- Selalu jaga kebersihan diri
- Jaga kebersihan lingkungan
- Gunakan masker di tempat umum
- Pakai alat makan pribadi
Mitos Fakta
| Mitos | Fakta |
| Orang yang sehat tidak memerlukan vaksin flu. | Siapa saja bisa terkena flu, termasuk orang yang sehat. Vaksinasi flu setiap tahun penting bagi siapapun mulai dari usia 6 bulan karena vaksin flu dapat mencegah penyebaran virus kepada orang lain yang mungkin rentan terhadap komplikasi influenza. |
| Tidak ada yang bisa dilakukan jika terkena flu atau pilek | Kenali gejalanya dan hubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan penangan optimal. Beberapa kondisi penderita flu akan memerlukan obat antivirus sedangkan pemenuhan cairan hingga istirahat yang cukup dapat meringankan pilek biasa/selesma. |
| Pilek dan flu adalah penyakit yang sama | Selesma (pilek biasa) lebih ringan dan jarang memicu demam tinggi. Sebaliknya, flu jauh lebih berat dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, dan kelelahan ekstrim. |
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). “Influenza (Flu)”. Feb. 26, 2026. https://www.cdc.gov/flu/about/index.html. Diakses pada September, 2026.
Kementerian Kesehatan RI. Ayo Sehat Kemkes. “Influenza”. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/infeksi-pernapasan/influenza. Diakses pada September, 2026.
Jackson G, Dowling H, Spiesman I, Boand A. Transmission of the common cold to volunteers under controlled conditions. 1 The common cold as a clinical entity. Arch Intern Med. 1958;101:267–278. doi: 10.1001/archinte.1958.00260140099015. Diakses pada September, 2026.
Professor Ron Eccles. Understanding the symptoms of the common cold and influenza. Lancet Infect Dis. 2005 Oct 25;5(11):718–725. doi: 10.1016/S1473-3099(05)70270-X. Diakses pada September, 2026.
National Foundation for Infectious Diseases. “Myths and Facts About Influenza (Flu)”. https://www.nfid.org/resource/myths-and-facts-about-influenza-flu/ . Diakses pada September, 2026.


