Kimia Farma Laboratorium & Klinik
✨🍴Di sini ada Tongseng, Rawon, Empal dan Gulai yang dijamin SEHAT 🍲🥩😋
Tips Menjaga Stamina Sebelum dan Selama melakukan ibadah Haji
- Kimia Farma Laboratorium & Klinik
Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap Muslim. Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan sekali seumur hidup bagi yang mampu secara finansial, fisik, dan memiliki keamanan perjalanan. Namun, dibalik kemuliaan ibadah ini terdapat tantangan fisik yang tidak bisa dianggap remeh, terlebih pada saat kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang terjadi saat ini. Ibadah haji tahun ini bertepatan dengan cuaca panas yang sedang melanda Arab Saudi. berdasarkan data cuaca di Arab saudi berada di 38°C, dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan hingga 45°C. Paparan panas berlebih berisiko menyebabkan dehidrasi, heat exhaustion, hingga heat stroke. Perubahan cuaca yang drastis ini sebagai pengingat bahwa kesehatan bukan merupakan pilihan, melainkan suatu kewajiban, mulai dari melakukan pemeriksaan dari sebelum berangkat hingga menjaga diri selama berada di Tanah Suci. Setiap Jamaah pastinya tidak ingin pada saat menjalankan ibadah haji namun terhalang kesehatan fisik bukan? Tentang keresahan tersebut merupakan kekhawatiran dari setiap jamaah haji, untuk mengatasi hal tersebut ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menjaga kesehatan selama menjalani ibadah haji. Mengapa Kesehatan Adalah Syarat Utama Dari Menjalankan Ibadah Haji? Dalam kegiatan pelaksanaan ibadah Haji, terdapat istilah “istithaah” (Kesehatan), yaitu kondisi ketika fisik dan mental memadai untuk menjalankan ibadah haji. Berdasarkan Permenkes No. 15 Tahun 2016, “istithaah” menjadi syarat wajib dari pelaksanaan ibadah haji, dengan kondisi jemaah tersebut mampu untuk menjalankan ibadah haji tanpa bantuan orang lain, dan sehat jasmani serta rohani. Persiapan Kesehatan Sebelum Berangkat Haji Penasaran gak sih apa saja yang harus jamaah haji siapkan sebelum berangkat ke tanah suci? Yuk simak beberapa tahapan berikut yang dapat dipersiapkan dari 3-6 bulan sebelum keberangkatan: 1. Lakukan Pemeriksaan kesehatan lengkap
Penutup Ibadah haji membutuhkan kesiapan yang kompleks meliputi fisik, mental dan spiritual. Pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh bukan hanya formalitas, tetapi merupakan ikhtiar nyata agar ibadah Anda berjalan lancar dan bermakna. Kimia Farma Laboratorium & Klinik menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan hingga vaksinasi khusus Haji & Umroh yang akurat, terpercaya untuk membantu jamaah haji dalam memantau dan mendukung kesehatannya. Pastikan tubuhmu tetap prima, agar ibadah lancar dan kesehatan tetap terjaga dari sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air. Jangan tunda untuk melakukan persiapan kesehatan sebelum menjalankan Haji. Semakin dini dipersiapkan, akan semakin besar peluang ibadah Haji dapat berjalan dengan aman dan lancar nantinya.
- Pemeriksaan tahap 1
- Pemeriksaan tahap 2
- Vaksin meningitis Meningitis
- Vaksin Polio
- Vaksin Yellow Fever (Demam kuning)
- Vaksin Influenza
- Vaksin Covid-19
- Vaksin Pneumonia
- Vaksin Rutin (DTP, Campak, Gondongan, Varisela)
- Vaksinasi Hepatitis A dan Hepatitis B
- Jalan kaki 30 menit setiap hari
- Latihan pernapasan ringan
- Peregangan otot
- Menjaga berat badan ideal
- Istirahat yang cukup dan menghindari kelelahan yang berlebihan
- Minum air putih 8 gelas/ hari
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang (karbohidrat kompleks, protein, sayur, dan buah)
- Menghindari rokok dan alkohol
- Batasi makanan tinggi gula, garam, dan lemak
- Mengelola stres dan menjaga kesehatan mental
- Minum air putih 200-250 ml setiap 15-20 menit
- menggunakan payung, topi, dan tabir surya setiap berpergian keluar
- Hindari melakukan aktivitas diluar ruangan pada pukul 10.00 – 16.00
- Jangan melewatkan sarapan
- Konsumsi buah dan sayur
- memilih makanan matang, higienis, dan kaya serat
- membatasi makanan berminyak, terlalu manis atau berlemak
- Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas
- Gunakan hand sanitizer saat sabun dan air tidak tersedia
- menggunakan masker , terutama pada saat berada di keramaian
- menjaga kebersihan di kamar penginapan
- Buang sampah pada tempatnya
| Mitos | Fakta |
| Kalau belum haus, berarti tubuh kita sudah cukup cairan | Tubuh manusia memerlukan cairan yang cukup terlebih pada Saat cuaca panas, tubuh bisa mengalami dehidrasi sebelum rasa haus muncul. Tetap minum secara berkala sangat penting. |
| Jamaah yang sehat tidak memerlukan vaksinasi | Vaksinasi tetap diperlukan karena haji mempertemukan jutaan orang dari berbagai negara dengan berbagai profil penyakit menular yang berbeda. |
| Memiliki penyakit kronis tidak menghentikan kamu melakukan ibadah Haji | Penyakit kronis harus dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter, agar mendapatkan penanganan yang tepat dan tidak menghalangi selama melaksanakan ibadah Haji. |
Referensi
- Singka, 2015, Kesehatan Haji Pemerintah Indonesia : Implementasi kebijakan Kementerian Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Kesehatan Haji di Kabupaten/Kota Pasca Reformasi
- Sibueal, Nerry., Ketaren, S., Manurung, Jasmen., Nababan, Donal., Bangun, Henny. (2025) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Morbiditas Pada Jemaah Haji Kota Medan Tahun 2024 Factors Associated with Morbidity Among Hajj Pilgrims in Medan City in 2024, 8 (1), 74-79.
- Suhardjono, 2015, Pelatihan tim kesehatan haji indonesia
- Murniati, R. 2022, Buku Saku kesehatan Haji Sepanjang waktu manjing waktu
- Qoumas, Y. 2023 Tuntutan Manasik Haji Dan Umrah,
- Kimia Farma Laboratorium & Klinik. (2025, November 19). Persiapan Vaksinasi Lengkap Sebelum Ibadah di Tanah Suci. https://labkimiafarma.co.id/articel/persiapan-vaksinasi-lengkap-sebelum-ibadah-di-tanah-suci/?doing_wp_cron=1777349455.4388890266418457031250
- Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji. Surat Edaran Nomor: Hk.02.02/A/1206/2025 tentang Pelaksanaan Imunisasi Bagi Jemaah Haji dan Umrah


