Kimia Farma Laboratorium & Klinik
✨🍴Di sini ada Tongseng, Rawon, Empal dan Gulai yang dijamin SEHAT 🍲🥩😋
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Pra-Nikah untuk Investasi Awal Menuju Pernikahan Sehat dan Bahagia
- Kimia Farma Laboratorium & Klinik
Pernikahan adalah momen indah dan penuh makna dalam kehidupan seseorang. Namun, di balik indahnya perayaan itu, banyak hal penting yang harus dipersiapkan oleh calon pengantin, termasuk memastikan kondisi kesehatan yang optimal. Salah satu langkah terpenting adalah melakukan pemeriksaan kesehatan pra-nikah atau dikenal juga dengan istilah premarital check-up. Mengapa demikian? Karena menikah berarti memasuki babak baru yang tidak hanya melibatkan hubungan emosional, tetapi juga kondisi kesehatan pasangan. Memahami kondisi kesehatan sebelum menikah adalah langkah bijak agar kelak kehidupan rumah tangga dapat dijalani dengan sehat, nyaman, dan tanpa kekhawatiran mengenai penyakit menular ataupun gangguan kesehatan yang dapat diwariskan ke generasi selanjutnya.
Apa Itu Premarital Check-Up?
Premarital check-up adalah serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh pasangan sebelum menikah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko penyakit genetik, infeksi menular, atau gangguan kesehatan lainnya yang dapat mempengaruhi pasangan dan keturunannya di masa depan. Banyak calon pengantin sering kali menganggap pemeriksaan ini tidak begitu penting, atau bahkan menganggapnya sebagai formalitas semata. Padahal, ada berbagai risiko kesehatan yang dapat dicegah dengan pemeriksaan dini. Menurut dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A(K) dari RSCM Jakarta, banyak penyakit seperti thalasemia, hepatitis, HIV/AIDS, hingga diabetes yang dapat dideteksi melalui pemeriksaan ini.Jenis-jenis Pemeriksaan yang Dilakukan pada Premarital Check-Up
Beberapa jenis pemeriksaan yang umum dilakukan adalah:1. Pemeriksaan darah lengkap
- Meliputi pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb), hematokrit, leukosit, trombosit, dan laju endap darah (LED). Ini membantu mendeteksi adanya gangguan seperti anemia atau kelainan darah seperti thalasemia.
- Penting untuk memastikan kompatibilitas pasangan dalam aspek golongan darah dan faktor rhesus, terutama untuk mencegah risiko ketidaksesuaian darah yang berakibat fatal bagi ibu dan janin.
- Jika ibu rhesus-negatif dan janin rhesus-positif maka pada saat kehamilan pertama (terutama saat persalinan), sel darah janin dapat masuk ke sirkulasi darah ibu. Konsekuensinya, pada kehamilan berikutnya, jika janin juga memiliki rhesus positif, maka sel pertahanan tubuh ibu akan menyerang sel darah merah janin dan menyebabkan penghancuran sel darah merah pada janin.
- Untuk mendeteksi virus Hepatitis B yang dapat ditularkan dari pasangan atau ibu ke bayi. Infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada janin, bahkan cacat hingga kematian.
- TORCH merupakan infeksi serius yang dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, atau cacat lahir. Deteksi dini membantu melakukan tindakan pencegahan atau pengobatan lebih awal.
- Pemeriksaan HIV sangat penting karena infeksi ini dapat ditularkan dari pasangan kepada pasangan lain, serta dari ibu kepada bayi saat kehamilan atau persalinan. Skrining ini merupakan standar wajib bagi pasangan yang akan menikah menurut anjuran pemerintah.
- Untuk mendeteksi risiko diabetes melitus yang dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan, seperti bayi lahir dengan berat badan tinggi atau gangguan kesehatan lainnya pada ibu.
- Menilai kesehatan ginjal, mendeteksi infeksi saluran kemih, deteksi penyakit sistemik lainnya seperti diabetes atau hipertensi yang mungkin tidak terdeteksi sebelumnya, maupun deteksi awal kelainan genetik seperti:
- Fenilketonuria (PKU) dimana bau urin khas seperti “tikus” atau “berjamur” yang menandakan adanya kandungan fenilketon pada urin.
- Maple Syrup Urine Disease (MSUD) dimana urin berbau manis seperti sirup maple yang menandakan terjadinya penumpukan bagian protein tubuh yang beracun.
Kelainan genetik ini jika tidak terdeteksi dini dapat menyebabkan kematian bayi atau cacat janin.
Mitos dan Fakta Seputar Premarital Check-Up
Banyak mitos beredar mengenai pemeriksaan ini. Mari luruskan beberapa di antaranya: No | Mitos | Fakta |
| 1 | Pemeriksaan pra-nikah hanya perlu dilakukan oleh calon pengantin perempuan. | Keduanya, pria maupun wanita wajib menjalani pemeriksaan karena risiko penyakit genetik maupun infeksi dapat datang dari keduanya. |
| 2 | Merasa sehat berarti tidak perlu pemeriksaan kesehatan. | Banyak penyakit serius seperti HIV, hepatitis, atau thalasemia yang tidak menimbulkan gejala awal tetapi tetap berbahaya dan dapat diwariskan. |
| 3 | Pemeriksaan pra-nikah mahal. | Pemeriksaan kesehatan dasar seperti Hb (hemoglobin) atau gula darah relatif murah, bahkan gratis di beberapa fasilitas kesehatan seperti puskesmas tertentu. |
| 4 | Jika hasil pemeriksaan kurang baik, maka pernikahan harus dibatalkan. | Pemeriksaan bertujuan agar masalah bisa terdeteksi dan diatasi lebih awal, bukan untuk membatalkan pernikahan. |
| 5 | Pemeriksaan pra-nikah boleh dilakukan kapan saja. | Sebaiknya dilakukan minimal tiga bulan sebelum menikah agar ada waktu pengobatan atau pencegahan jika ditemukan masalah. |
Kenapa Harus Melakukan Premarital Check-Up di Kimia Farma Laboratorium & Klinik?
Kimia Farma Laboratorium & Klinik hadir dengan berbagai paket pemeriksaan kesehatan pra-nikah yang lengkap dan terpercaya, sehingga calon pengantin mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat dan jelas. Keunggulan melakukan pemeriksaan kesehatan pra-nikah di Kimia Farma Laboratorium & Klinik antara lain:- Fasilitas laboratorium lengkap dengan teknologi modern yang telah terakreditasi.
- Jaringan luas di berbagai wilayah Indonesia, mudah dijangkau oleh calon pengantin.
- Layanan konsultasi kesehatan yang profesional, ramah, dan informatif.
- Harga kompetitif dengan berbagai pilihan paket pemeriksaan yang disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin.
- Privasi pasien terjamin, memberikan kenyamanan dan keamanan untuk setiap pasangan.
Jadikan Pemeriksaan Kesehatan Sebagai Langkah Awal Menuju Pernikahan Bahagia
Menikah bukan hanya perkara menyatukan dua hati, namun juga memastikan dua insan yang sehat. Jangan biarkan penyakit atau masalah kesehatan merusak kebahagiaan di masa depan. Jadikan premarital check-up sebagai langkah bijak dalam mempersiapkan kehidupan pernikahanmu yang harmonis dan sehat. Kini saatnya kamu memulai langkah kecil dengan manfaat besar bersama Kimia Farma Laboratorium & Klinik. Pastikan perjalanan pernikahanmu dimulai dengan kondisi sehat yang optimal. Lakukan premarital check-up di Kimia Farma Laboratorium & Klinik dan nikmati kehidupan pernikahan yang sehat, bahagia, serta bebas khawatir.Ingat Sehat, Ingat Kimia Farma!
Referensi
- BKKBN. (2022). Tekankan Pentingnya Pre-konsepsi Sebelum Menikah Menuju Indonesia Emas 2045. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Retrieved from https://siapnikah.org/bkkbn-tekankan-pentingnya-pre-konsepsi-sebelum-menikah-menuju-indonesia-emas/
- CDC. (2023). Primary Prevention Methods. Centers for Disease Control and Prevention.Retrieved from https://www.cdc.gov/std/treatment-guidelines/clinical-primary.htm
- CNN Indonesia. (2020). Pemeriksaan Kesehatan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah. CNN Indonesia. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200901152712-255-541614/pemeriksaan-kesehatan-yang-perlu-dilakukan-sebelum-menikah
- Kemenkes RI. (2019). 7 Jenis Tes dalam Cek Pra-Nikah yang akan Dijalani Calon Pengantin. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved from https://ayosehat.kemkes.go.id/7-jenis-tes-dalam-cek-pra-nikah-yang-akan-dijalani-calon-pengantin
- Nakita.id. (2023). Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi untuk Calon Pengantin Bersama BKKBN. Nakita. Retrieved from https://nakita.grid.id/read/023902071/pentingnya-pemeriksaan-kesehatan-reproduksi-untuk-calon-pengantin-bersama-bkkbn?page=all
- Siap Nikah BKKBN. (2022). Cek Kesehatan Sebelum Menikah. Direktorat Bina Ketahanan Remaja, BKKBN. Retrieved from https://siapnikah.org


