Kimia Farma Laboratorium & Klinik

Berat badan sulit turun meski sudah diet dan olahraga ? Simak penjelasannya!

Menurunkan berat badan seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang   sudah pernah mencoba diet dan olahraga namun hasilnya masih belum optimal. Padahal, berat badan berlebih dan obesitas bukan hanya mempengaruhi penampilan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko hadirnya berbagai penyakit kronis.
Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan kondisi penumpukan lemak tubuh secara berlebihan yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan. Hal tersebut dapat dikategorikan dan diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT) seseorang. Kondisi ini meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, dislipidemia, hingga penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, penanganan obesitas memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya melalui perubahan gaya hidup tetapi juga penanganan medis yang tepat.
Salah satu terapi medis yang saat ini digunakan untuk membantu penurunan berat badan adalah semaglutide.
Apa Itu Semaglutide : 
Semaglutide adalah obat golongan Glucagon – Like- Peptide-1 (GLP-1) atau juga dikenal dengan agonis reseptor, Metode ini bekerja dengan cara meniru hormon alami GLP-1 di dalam tubuh. Semaglutide berperan dalam mengatur tingkat kadar gula darah, memperlambat pencernaan di dalam lambung, dan memengaruhi pusat pengendali nafsu makan di otak. Cara kerja semaglutide adalah dengan menekan pusat  lapar di otak sehingga, pasien yang  mengkonsumsi obat ini akan cenderung merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah tergoda untuk makan dalam porsi yang banyak.
Bagaimana Cara Kerja Semaglutide Dalam Menurunkan Berat Badan?
Sebelumnya sahabat Kaef sudah dijelaskan mengenai apa itu semaglutide, Tapi kalian penasaran gak sih tentang bagaimana cara obat ini dapat bekerja untuk membantu dalam penurunan berat badan? yuk simak penjabaran lebih lanjutnya dibawah ini: 
  • Memperlambat pengosongan lambung
Semaglutide memperlambat kecepatan makanan untuk meninggalkan lambung. Sehingga, mengakibatkan rasa kenyang yang lebih lama setelah makan sehingga asupan makanan yang dicerna oleh tubuh akan berkurang dari yang semestinya. 
  • Menekan nafsu makan 
Obat ini bekerja pada pusat pengendali nafsu makan yang bekerja di otak (hipotalamus) untuk mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang. 
  • Meningkatkan sekresi insulin
Semaglutide meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas ketika kadar gula darah tinggi. Hal ini membantu untuk mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko resistensi insulin. 
  • Membantu mengontrol gula darah 
Semaglutide membantu meningkatkan pelepasan insulin saat kadar gula darah meningkat dan membantu menekan produksi glukagon berlebih sehingga hati melepas glukosa ke aliran darah. 
Siapa Yang Boleh Menggunakan Semaglutide?
Setelah memahami mengenai bagaimana cara kerja Semaglutide, sekarang simak penjabaran dibawah ini untuk mengetahui siapa saja yang dapat menggunakan pengobatan Semaglutide, tapi perlu diingat semua perawatan yang dilakukan harus berdasarkan pengawasan dari dokter ya: 
  1. Individu dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) ≥ 30 kg/m² (obesitas) 
  2. Individu dengan IMT ≥ 25 kg/m² yang juga disertai dengan salah satu kondisi dari komorbid yaitu: hipertensi, diabetes tipe 2, dislipidemia, atau penyakit kardiovaskular. 
  3. Individu yang telah mencoba berbagai macam program diet dan melakukan olahraga namun masih belum berhasil untuk mencapai berat badan yang mereka inginkan
Efek Samping Semaglutide :  Selain menurunkan berat badan Semaglutide juga memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut, yaitu : 
Efek samping ringan : 
  • Mual 
  • Muntah 
  • Diare
  • konstipasi
  • Sakit Perut 
Efek samping yang lebih serius : 
  • Pankreatitis (radang pankreas)
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Reaksi alergi serius
  • Potensi peningkatan risiko kanker tiroid meduler
Efek samping yang ringan biasanya akan membaik setelah tubuh menyesuaikan diri. Namun, efek samping yang lebih serius atau tidak kunjung reda membutuhkan perhatian yang serius dan penanganan dari dokter yang cepat. 
Mengapa Penggunaan Semaglutide Saja Tidak Cukup: 
Meskipun efektif, semaglutide bukanlah solusi satu satunya dalam penurunan berat badan. Hal ini dilatarbelakangi karena: 
  1. Obesitas merupakan penyakit kompleks yang dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan lingkungan
  2. Efek GLP-1 harus dikonsumsi secara rutin, Berat badan dapat kembali mengalami peningkatan jika terapi dihentikan tanpa ada perubahan gaya hidup.
  3. Terapi Semaglutide harus disertakan dengan penerapan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang menjadi faktor utama dari keberhasilan penurunan berat badan dalam jangka panjang
Mitos Fakta 
Mitos Fakta
Semaglutide merupakan obat untuk menurunkan atau menyembuhkan Penyakit obesitas Semaglutide bukan merupakan obat untuk menyembuhkan obesitas, melainkan merupakan terapi pendukung yang efektif untuk menurunkan berat badan dan memperbaiki kesehatan seseorang.
Semaglutide dapat disuntikan 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat dan maksimal. Semaglutide memiliki waktu yang lebih panjang untuk bekerja dibandingkan dengan obat sejenisnya seperti liraglutide, sehingga cukup diberikan sekali seminggu sesuai dengan dosis yang sudah ditetapkan. Dengan menggunakan Semaglutide lebih dari dosis yang seharusnya tidak akan meningkatkan efektivitasnya di dalam tubuh, melainkan akan memberikan efek samping yang berbahaya.
Berat badan akan langsung naik jika seseorang berhenti menggunakan semaglutide Berat badan dapat kembali mengalami kenaikan jika terapi juga ikut dihentikan dan tidak disertai dengan perubahan gaya hidup. Namun jika seseorang berkomitmen dan rutin menerapkan pola makan yang sehat dan melakukan aktivitas fisik yang konsisten, maka hasil penurunan berat badan akan dapat dijaga dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Semaglutide merupakan sebuah terobosan dalam bidang kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Dengan kinerja obat yang dapat menahan rasa lapar dan metabolisme glukosa secara bersamaan. Semaglutide terbukti secara klinis dalam membantu pasien obesitas untuk menurunkan berat badan secara signifikan dan mengurangi adanya komplikasi metabolik dan kardiovaskular. 
Namun perlu diketahui, bahwa Semaglutide bukanlah “obat ajaib” yang dapat menggantikan gaya hidup sehat dan menurunkan berat badan. Sehingga, untuk mendapatkan hasil yang optimal, pasien perlu menjalani kombinasi antara penggunaan Semaglutide, aktivitas fisik secara rutin, serta menjaga pola makan sehat yang disertai pemantauan dari dokter. 
Klinik Kimia Farma saat ini memberikan pelayanan Weight Care Management, yaitu program pendampingan penurunan berat badan dengan pendekatan klinis yang didukung oleh tenaga profesional. Segera Kunjungi Kimia Farma Klinik terdekat atau hubungi kami untuk membuat janji konsultasi. 

Gabung Whatapps Group

Gabung Whatsapp Group

 

Gabung Whatsapp Group

Gabung Whatsapp Group