Kimia Farma Laboratorium & Klinik
✨🍴Di sini ada Tongseng, Rawon, Empal dan Gulai yang dijamin SEHAT 🍲🥩😋
Pentingnya Imunisasi Dewasa: Jadwal Resmi Vaksinasi PAPDI 2025
- Kimia Farma Laboratorium & Klinik
Saat berbicara soal vaksinasi, kebanyakan orang langsung membayangkan anak-anak. Padahal, orang dewasa, lanjut usia, maupun komunitas tertentu juga memerlukan vaksinasi untuk menjaga daya tahan tubuh, mencegah komplikasi penyakit serius, dan melindungi kelompok rentan di lingkungan sekitarnya. Pada tahun 2025, Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) telah memperbarui jadwal imunisasi dewasa yang menyesuaikan dengan perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan masyarakat Indonesia.
1. Kenapa Imunisasi Dewasa Itu Penting?
Seiring bertambahnya usia, daya tahan tubuh menurun dan risiko terpapar penyakit meningkat, terutama bagi:
- Lansia.
- Pasien dengan penyakit kronis (diabetes, jantung, ginjal, paru).
- Tenaga kesehatan & pelancong.
- Ibu hamil.
- Pekerja dengan mobilitas tinggi.
Imunisasi pada usia dewasa membantu mencegah penyakit seperti flu, pneumonia, tetanus, hepatitis, herpes zoster, bahkan kanker serviks dan genital akibat HPV.
2. Daftar Vaksin Penting untuk Dewasa (PAPDI 2025)
Vaksin | Jadwal | Keterangan/Catatan Penting |
| Influenza (Flu) | 1 dosis setiap tahun | Cocok untuk semua usia, termasuk ibu hamil dan dapat diberikan sepanjang tahun. |
| Td/Tdap | 1 dosis booster tiap 10 tahun | Melindungi dari tetanus, difteri, pertusis. Penting untuk wanita usia subur dan calon pengantin perempuan untuk mencegah tetanus pada bayi saat dilahirkan. |
| HPV | 2–3 dosis | Cegah kanker serviks & kutil kelamin (usia 9–45 tahun). |
| Pneumokokus | 1–2 dosis (PCV/PPSV) | Penting untuk lansia atau ≥ 50 tahun, PCV ditambahkan PPSV23. |
| Hepatitis B | 3 dosis (0,1,6 bulan) | Periksa HbsAg sebelum vaksinasi. |
| MMR | 1–2 dosis jeda minimal 28 hari antara suntikan 1 dan 2 | Jangan diberikan saat hamil diberikan pada usia 19–59 tahun. |
| Varicella | 2 dosis (bulan ke-0 dan 4-8 minggu kemudian) | Jika belum pernah terkena cacar. |
| Herpes Zoster | 2 dosis (bulan ke-0 dan bulan ke-2 sampai dengan 6 bulan kemudian) | Untuk usia ≥50 tahun & imunokompromi. |
| Tifoid | Polisakarida (1 dosis untuk 3 tahun), Konjugat (1 dosis untuk seumur hidup) | Indonesia endemis tifus. |
| Meningitis | 1 dosis | Wajib untuk jemaah haji/umrah. |
| Dengue | 2 dosis (Diberikan dari usia 19-45 tahun pada bulan ke 0 dan 3) | Dapat diberikan meskipun belum pernah terinfeksi. |
| COVID-19 | Sesuai anjuran Kementerian Kesehatan | Dosis dasar & booster tetap diperlukan. |
| RSV | 1 dosis | Untuk usia ≥60 tahun atau komorbid berat. |
3. Secara umum, siapa Saja yang Perlu Vaksinasi?
- Usia 19–59 tahun.
- Lansia ≥ 60 tahun.
- Ibu hamil dan menyusui (beberapa vaksin bisa diberikan atas rekomendasi dokter).
- Pasien dengan penyakit kronis atau gangguan imun(atas rekomendasi dokter).
- Calon pelancong, pekerja padat interaksi, dan jemaah haji/umrah.
4. Kapan saja Waktu Terbaik Imunisasi?
Vaksinasi dewasa bisa dilakukan kapan saja, terutama:
- Saat kondisi tubuh sedang fit.
- Sebelum musim penyebaran penyakit (misalnya vaksin flu sebelum musim hujan).
- Sebelum melakukan perjalanan jauh atau ibadah haji/umrah.
- Pada wanita usia subur, sebelum merencanakan kehamilan.
5. Tips Sebelum Imunisasi:
- Konsultasikan riwayat kesehatan & alergi.
- Bawa catatan imunisasi sebelumnya.
- Tidak sedang sakit berat.
- Perempuan: hindari vaksinasi Varicella, MMR, Dengue, dan Yellow Fever saat sedang atau akan hamil. Keempatnya merupakan kontraindikasi absolut yang tidak boleh diberikan selama kehamilan.
Referensi
- Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). (2024, October 3). Jadwal imunisasi dewasa. https://satgasimunisasipapdi.com/jadwal-imunisasi-dewasa/


